| Penyelenggaraan Harganas dan BBGRM Jawa Timur di Tulungagung. |
|
|
|
| Written by redaksi |
| Tuesday, 06 July 2010 17:31 |
|
Laju pertumbuhan penduduk Jawa timur per tahun 2009 bulan Oktober mencapai 0,52 ter rendah di Indonesia, sedangkan rata – rata nasional mencapai 1,3.Padahal tahun 2004 penduduk Jawa timur tertinggi di Indonesia dengan jumlah 36 juta Orang dan pada pemilu 2009 lalu jumlah penduduk di Jawa timur mencapai 37 juta 286 ribu 246 Orang dan penduduk tertinggi di kantongi propoinsi Jawa Barat yang mencapai 42 juta Orang. Demikian dikatakan Gubernur Jawa Timur Doktor SOEKARWO, ketika memperingati Hari Keluarga Nasional ke 17 dan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyartakat ke 7 tingkat Jawa Timur di Kabupaten Tulungagung. Dikatakan oleh Soekarwo, rata – rata rumah tangga di Jawa Timur hanya mencapai pada angka 1,9 , bukan lagi dua anak cukup, tetapi rata-rata justru kurang dari 2, sehingga ada kecenderungan keluarga cukup satu anak. Gubernur SOEKARWO juga menguraikan, yang mengganggu kerharmonisan rumah tangga diantaranya kemiskinan, pengangguran dan moralitas. Dalam peringatan Harganas dan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat BBGRM, Gubernur menyerahkan bantuan kepada kelompok UPPKS Kabupaten / Kota Se Jawa timur secara simbolis, diterima UPPKS Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Nganjuk dan Kabupaten Situbondo masing – masing tiga ratus ribu rupiah. Puncak peringatan Harganas dan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat Jawa Timur di Kabupaten Tulungagung, juga ditandai penerimaan penghargaan rekor MURI, karena Jawa Timur berhasil dalam pelayanan MOP, pelayanan MOW dan pelayanan IUD. Sementara itu seusai memperingati kegiatan temu keluarga, Gubernur Jawa Timur Soekarwo dan Ketua TP PKK Jawa Timur Nina Soekarwo meninjau gelar dagang produk unggulan kelompok UPPKS Se Jawa Timur dan pelayanan KB yang dilaksanakan oleh BKKBN Jawa Timur.( Yok-im )
|